MLC : MEMBUAT PERUBAHAN-KAH?

Artikel

Maritime Labour Convention

MLC : MEMBUAT PERUBAHAN-KAH?

Rabu, 22 Februari 2017 - 15:22:10 WIB | dibaca: 33 pembaca

Apa Yang Dilakukan MLC Untuk Anda?

Pimpinan proyek maritim dan kampanye ITF, Katie Higginbottom merefleksikan pengalaman-pengalaman inspektur dalam menggunakan MLC. Gambarnya bercampur aduk tentang apakah sudah ada perbaikan yang terukur dalam kondisi bagi pelaut sejak MLC mulai berlaku.

Di satu sisi, laporan inspektur ITF menunjukkan bahwa masalah lama yang sama terulang - gaji tidak dibayar, pelanggaran terhadap perjanjian kerja laut dan kondisi di bawah standar di kapal. Panama, sejauh ini menjadi negara bendera terbesar dan yang kedua meratifikasi MLC, memiliki jumlah terbesar dari masalah. Ini menunjukkan bahwa mereka masih belum punya cukup sumber daya yang dapat digunakan untuk menangani jumlah kapal yang mengibarkan bendera mereka.

Dan masih banyak pemilik kapal oportunis dengan pendekatan tangan-ke-mulut (berkomitmen demi memuaskan pihak lain tanpa mempertimbangkan keuangan) terhadap keuangan. Ini berarti jika seseorang yang berada di dalam rantai tersebut menunda pembayaran, seluruh operasi berantakan, tanpa meninggalkan jaring pengaman bagi awak kapal. MLC seharusnya menempatkan operasi ini di luar dari bisnis tapi perlu pendekatan dengan perhatian secara konsisten terhadap penegakan sehingga dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Pemilik kapal yang menyatakan tidak perlu lagi ada perjanjian ITF di kapal bersertifikat MLC menunjukkan kesalahpahaman yang disengaja atau mendasar terkait perbedaan antara tujuan dari MLC dan perjanjian kerja bersama. MLC berasal dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), di mana pemerintah, pengusaha dan pekerja semua memiliki suara. Ini merupakan kompromi yang mereka setujui untuk melindungi hak-hak dasar pelaut tapi dengan cara di mana keduanya cukup fleksibel untuk ratifikasi secara luas dan sehingga dapat mencegah persaingan yang tidak sehat di antara pemilik kapal.

Pemilik kapal yang ingin menghilangkan ITF dari gambar tersebut adalah orang-orang yang melihat kesempatan untuk melemahkan saingan bisnis mereka. Mereka biasanya adalah bos yang sama yang menggurui pekerja mereka dengan mengatakan 'Anda tidak perlu berserikat karena kita adalah majikan yang baik'. Orang-orang yang mengatakan tersebut adalah bukan orang yang baik.

Di sisi lain, ada banyak hal positif yang penting dari MLC.

Sekarang ada jauh lebih banyak kerjasama antara inspektur ITF dan port state control (PSC) dan perwakilan negara bendera yang bertugas menegakkan konvensi. inspektur ITF diakui sebagai ahli ketika berkaitan dengan upah dan perjanjian-perjanjian dan dalam kebanyakan kasus semua pihak melihat manfaat saling bekerja sama.

Ada juga tumbuh kesadaran di kalangan pelaut bahwa mereka dapat berbicara dan menuntut hak-hak mereka di bawah konvensi tersebut. MLC memberikan kepada mereka, dan inspektur ITF yang mewakili mereka, dasar hukum yang diakui secara internasional untuk menuntut kondisi yang layak.

Sebuah langkah yang sangat besar ke depan bagi pelaut adalah amandemen yang memperluas cakupan konvensi jaminan keuangan dalam kasus penelantaran dan tuntutan atas kematian dan kecacatan jangka panjang. Mereka sepakat pada bulan Juni 2014 dan diharapkan mulai berlaku pada awal 2017.

Negara bendera akan diminta untuk memberlakukan baik asuransi ataupun semacam dana yang dapat diakses secara langsung oleh pelaut jika mereka ditelantarkan oleh pemilik kapal atau perusahaan. Jika pelaut tidak dipulangkan, tidak ada ketentuan di kapal atau pemilik telah memutuskan hubungan dan gaji tidak dibayarkan selama dua bulan, asuransi akan berfungsi. Ini akan dipakai untuk menutupi biaya pemulangan, kebutuhan esensi seperti makanan, air, dan bahan bakar , dan hingga empat bulan gaji rapelan. Ini seharusnya membuat lebih sulit bagi perusahaan nakal untuk lari dari tanggung jawab mereka dan itu akan memaksa negara bendera untuk lebih waspada tentang siapa yang dapat menerima register mereka.

Langkah-langkah baru mengenai kewajiban pemilik kapal dalam pengobatan dari klaim kontrak bertujuan untuk menghilangkan tekanan pada pelaut agar tidak menerima kurang dari hak mereka. Langkah-langkah tersebut harus dapat meringankan penderitaan dengan mengharuskan pembayaran interim (sementara) di mana proses penilaian diperlukan. Sebagaimana dengan persyaratan penelantaran, pelaut (atau keluarga mereka) akan dapat mengajukan klaim langsung, dan kapal akan harus membuat semua rincian kontak yang disediakan di kapal.

Sekarang ini penting bahwasannya pelaut sendiri dapat mengambil keuntungan penuh dari MLC dengan menjadi ahli tentang hak mereka sendiri dan mengklaim hak-hak tersebut.

Untuk informasi update tentang perkembangan MLC lihat:
www.ilo.org/global/standards/maritime-labour-convention

Unduh panduan MLC ITF bagi pelaut di:
www.itfseafarers.org/files/seealsodocs/40281/Seafarers-bill-ofrights.pdf






Informasi
Ikuti Kami
Kantor Cabang KPI