Nyeri Sendi, Stres Menjadi Persoalan Kesehatan Utama Bagi Pelaut Wanita.

Artikel

Kesehatan PELAUT WANITA

Nyeri Sendi, Stres Menjadi Persoalan Kesehatan Utama Bagi Pelaut Wanita.

Rabu, 22 Februari 2017 - 15:28:54 WIB | dibaca: 28 pembaca

Pelaut wanita mengatakan bahwa nyeri sendi dan stres adalah dua tantangan kesehatan terbesar mereka, menurut sebuah survei yang dilakukan oleh organisasi-organisasi serikat dan kesejahteraan terkemuka. Caitlin Vaughan dari International Seafarers’ Welfare and Assistance Network (ISWAN), Jaringan Kesejahteraan dan Bantuan Pelaut Internasional melaporkan nyeri sendi dan punggung, dan stres, depresi dan kecemasan adalah dua masalah kesehatan utama bagi pelaut wanita, menurut 595 pelaut wanita dari 54 negara yang disurvei.

Dalam survei online, hampir setengah dari yang disurvei mengidentifikasi nyeri sendi dan punggung sementara 43 persen menjawab stress / depresi / kecemasan. Wanita yang bekerja di kapal pesiar paling sering mengemukakan nyeri sendi/ punggung; ini mungkin mencerminkan proporsi yang lebih tinggi pada bawahan dari sektor yang menjawab dan memiliki pekerjaan yang menuntut fisik yang di dalamnya melibatkan keharusan membawa benda-benda berat, seringkali untuk jarak jauh.

Tapi baik di sektor kapal pesiar maupun sektor kargo / kapal tanker, pelaut wanita menempatkan stres / depresi / kecemasan di atas masalah kesehatan mereka. Dan tiga-perempat dari mereka berpikir masalah-masalah kesehatan tersebut ada hubungannya dengan pekerjaan mereka.  Hampir 40 persen perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak memiliki akses ke tempat sanitasi di kapal; ini terutama berlaku bagi mereka yang bekerja di kapal tanker. Kekhawatiran lainnya adalah berat badan dan obesitas dan haid yang berat atau menyakitkan.

Survei mengungkapkan bahwa masalah terbesar yang menghalangi pelaut wanita mendapatkan akses untuk kesehatan saat di laut adalah kurangnya kerahasiaan - sekali lagi, ini terutama terjadi di kalangan mereka yang bekerja di kapal tanker. Tapi separuhnya merasa bahwa mereka tidak memiliki kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, baik di laut ataupun di pelabuhan.  Dan lebih dari separuh responden akan menyambut adanya pemeriksaan kesehatan rutin.

Diperkirakan 1-2 persen dari 1,25 juta pelaut dunia adalah wanita, yang bekerja di sekira 87.000 kapal, terutama di sektor pelayaran. Survei menunjukkan bahwa kita dapat melakukan perbaikan untuk kehidupan kerja Anda dengan mudah, seperti memastikan kerahasiaan, lebih fokus pada persoalan terkait stres dan memberikan informasi kesehatan yang lebih baik. Para penulis laporan survei merekomendasikan konsultasi yang luas untuk mengetahui lebih lanjut dan menganjurkan beberapa respon yang relatif mudah dan murah. Ini termasuk membuat informasi spesifik untuk pelaut wanita tentang nyeri sendi dan punggung, kesehatan mental, gizi dan keluhan ginekologis; memperkenalkan tempat sanitasi untuk perempuan di semua kapal; dan membuat produk sanitasi perempuan lebih tersedia di kapal dan toko-toko di pelabuhan di seluruh dunia.

Laporan ini didasarkan atas survei Kesehatan dan Kesejahteraan Pelaut Wanita, sebuah inisiatif bersama oleh ITF, ISWAN, Asosiasi Kesehatan Maritim Internasional (IMHA) dan Masyarakat Rumah Sakit Pelaut (SHS). Untuk membaca atau mengundung laporan survei ini, dapatkan di www.itfglobal.org/media/1152793/women-seafarers-health-and-welfare-survey-.pdf






Informasi
Ikuti Kami
Kantor Cabang KPI